Karena tahun 2026 menandai tahun pertama Rencana Lima Tahun ke-15 Tiongkok (2026–2030), Perusahaan Jaringan Listrik Negara Tiongkok (SGCC) telah meluncurkan program investasi ambisius untuk mempercepat pembangunan infrastruktur listrik. Selama kuartal pertama, Jaringan Listrik Negara menyelesaikan investasi aset tetap lebih dari RMB 129 miliar, yang mewakili peningkatan 37% dari tahun ke tahun, sambil mendorong investasi tambahan lebih dari RMB 250 miliar di seluruh rantai pasokan industri hulu dan hilir.
Investasi ini terutama difokuskan pada tiga area strategis: proyek transmisi Tegangan Ultra Tinggi (UHV), koridor transmisi listrik antarwilayah, dan pembangkit listrik tenaga air pompa.
Pada tanggal 30 Maret, konstruksi resmi dimulai pada Proyek Transmisi AC UHV Panxi, proyek transmisi AC UHV pertama yang diluncurkan oleh Jaringan Listrik Negara selama periode Rencana Lima Tahun ke-15. Dengan total investasi sekitar RMB 23,2 miliar, proyek ini dijadwalkan selesai dan mulai beroperasi pada tahun 2028.
Setelah dioperasikan, proyek ini diperkirakan akan mentransmisikan hingga 18,2 miliar kWh listrik setiap tahunnya, setara dengan mengganti sekitar 5,88 juta ton batu bara standar dan mengurangi emisi karbon dioksida sekitar 14,46 juta ton per tahun.

Investasi Signifikan dalam Jaringan Distribusi
Di sektor jaringan distribusi, State Grid menginvestasikan RMB 56,8 miliar selama kuartal pertama, yang mencakup 55% dari total investasi jaringan di semua tingkat tegangan.
Investasi dalam proyek koneksi jaringan energi terbarukan melebihi RMB 10 miliar, mewakili peningkatan tahun-ke-tahun lebih dari 50%. Proyek-proyek ini dirancang untuk mendukung integrasi cepat sumber daya energi terbarukan dan mempercepat transisi Tiongkok menuju sistem energi yang lebih hijau dan rendah karbon.
Investasi RMB 4 Triliun Direncanakan Selama Rencana Lima Tahun ke-15
Menurut peta jalan pengembangan State Grid, total investasi aset tetap selama periode Rencana Lima Tahun ke-15 diperkirakan mencapai sekitar RMB 4 triliun, meningkat 40% dibandingkan dengan Rencana Lima Tahun ke-14 (2021–2025).
Rata-rata investasi tahunan diperkirakan mencapai sekitar RMB 800 miliar, mencatat rekor sejarah baru untuk sektor jaringan listrik China.
Investasi ini akan difokuskan pada beberapa tujuan utama:
Membangun sistem tenaga listrik generasi baru yang mampu mendukung integrasi energi terbarukan skala besar.
Mempercepat inovasi teknologi dan transformasi digital dalam industri tenaga listrik.
Memperluas kapasitas jaringan transmisi listrik lintas wilayah dan lintas provinsi.
Memperkuat ketahanan, keandalan, dan fleksibilitas operasional jaringan listrik.
Pada akhir periode Rencana Lima Tahun ke-15, kapasitas transmisi listrik lintas regional dan lintas provinsi Tiongkok diperkirakan akan meningkat lebih dari 30% dibandingkan dengan akhir Rencana Lima Tahun ke-14, memberikan landasan yang lebih kuat bagi keamanan energi, pembangunan ekonomi, dan target pengurangan karbon negara ini.
Skala investasi ini menyoroti komitmen Tiongkok dalam memodernisasi infrastruktur kelistrikannya dan membangun sistem energi yang lebih bersih, lebih cerdas, dan lebih terhubung untuk masa depan.

